Tgl 7 Juni yg lalu : Hari Raya TRITUNGGAL MAHAKUDUS.
Sehubungan itu, saya ingin kutipkan Injil Yohanes pasal 1 ayat 1 s.d. 18,
yang baru sy mengerti
dgn akal & sy pahami
dgn iman belum lama ini.
(Padahal Katolik sejak lahir)
Tapi seingat saya, sejak kecil sy sudah menerima bahwa "
3 tapi 1", yaitu
Allah sbg Pencipta, Allah sbg Penebus, Allah sbg Roh Kudus.
Dan Allah sbg Penebus inilah yg ternyata adalah
Firman Allah yg menjadi manusia.
Lalu mengapa harus ada Penebus? Karena semua manusia telah berdosa....
Allah begitu Kudus, sementara manusia di tempat dosa,
ada "jurang / pemisah" yg lebar antaranya,
(yang 1 Maha Kudus, yang lain berdosa).
Kebaikan manusia tidaklah cukup utk sampai kepadaNya;
yang bisa menjadi pengantara adalah
Penebus yg datang dari Allah sendiri....
Di dalam Dia (Kristus) & melakukan PerintahNya,
barulah kita dibenarkan / diselamatkan. Amin.
(Rm 3:23-26 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya. Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus.)
Itulah yg sy pahami, semoga Tuhan berkenan... semoga sharing ini bisa berguna utk yg sdg bingung.
(Injil Yohanes 1:1-18) Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.
Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya.
Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.
Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.
Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.
Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.
Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: "Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku."
Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;
sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.
Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.
Berikut ini cuplikan dari renungan 7 Juni Ziarah Batin 2009 (harusnya minta ijin dulu, biarpun cuma sebagian):
Misteri Tritunggal Mahakudus adalah misteri terbesar dalam agama Kristen dan dasar dari misteri2 lain. Adanya & maknanya hanya dapat diketahui & dimengerti lewat Wahyu Ilahi saja dan melampaui kemampuan budi (akal) manusia.
Allah yg Esa itu adalah Tritunggal : Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Bapa adalah Allah, Putra adalah Allah, dan Roh Kudus juga Allah, namun hanya ada satu Allah saja, satu kodrat dalam tiga Pribadi.