Showing posts with label Kerahiman. Show all posts
Showing posts with label Kerahiman. Show all posts

Monday, June 22, 2009

Berbahagialah yang miskin di hadapan Allah

Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya.
Maka Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya:
"Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga.
Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga.
Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di surga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."
(Matius 5 : 1 - 12)

Renungan (dari Ziarah Batin 8 Juni 09) :

Untuk mengerti sabda Tuhan kita butuh iman, lebih-lebih yang terkandung dalam perikop ini.
Iman itu laksana kacamata dalam film tiga dimensi: dengan kacamata, kita lihat dunia yang indah; tanpa kacamata semuanya kabur.
Dengan iman, kita melihat dunia Allah yang indah.
Apa yang dijanjikan Yesus adalah kebahagiaan sejati dan bertolak belakang dengan apa yang dijanjikan dunia, sebab dunia hanya menjanjikan kebahagiaan semu, bahkan palsu, yang pada hakikatnya hanya pemuasan hawa nafsu saja.

Inti sabda bahagia itu ialah semangat kemiskinan di hadapan Allah, artinya
menyadari dan menerima ketergantungan kita yang mutlak terhadap Allah;
sebagai orang berdosa, kita tidak punya hak apa-apa di hadapan-Nya.
Kita hanya dapat berharap pada kerahiman-Nya saja,
dalam kesadaran, bahwa kerahiman-Nya tidak terbatas, jauh lebih besar dari segala dosa-dosa kita.
Semakin menyadari kerahiman-Nya,
semakin kita berusaha menjauhi segala dosa sebagai ungkapan syukur dan cinta kita.
Dari sikap dasar ini, mengalirlah sikap-sikap lain yang disebut dalam sabda bahagia: berduka untuk dosa sendiri dan dosa orang lain, sikap lemah lembut, rindu akan kebenaran, murah hati, murni hati, pembawa damai, dan kesabaran dalam menanggung derita.

Ya Tuhan, berilah aku rahmat untuk dapat menyadari dan menerima kepapaanku di hadapan-Mu, Allah Yang Mahakasih dan Maharahim. Amin.
.

Friday, March 21, 2008

NOVENA KERAHIMAN ILLAHI Hari 1-9

NOVENA KERAHIMAN ILLAHI, dimulai hari ini (Jumat Agung), diakhiri pada Pesta Kerahiman Illahi (= hari Minggu pertama sesudah Paskah).

-------------------------------------------------------------------

Novena Hari 1
HARI PERTAMA – JUMAT AGUNG

DOA UNTUK SEGENAP UMAT MANUSIA

Sabda Yesus kepada St. Faustina:
“Hari ini, bawalah kepada-Ku segenap umat manusia,
khususnya semua pendosa,
lalu benamkanlah mereka dalam lautan kerahiman-Ku.
Dengan demikian engkau akan menghibur Aku dalam kesedihan mendalam
yang diakibatkan oleh hilangnya jiwa-jiwa manusia.”

(BCH, #1210)

DOA:

Pemimpin/Sendiri:

Yesus yang maharahim, ciriMu yang khas ialah mengasihani kami dan mengampuni kami. Janganlah Engkau memandang dosa-dosa kami, melainkan keyakinan kami akan kebaikanMu yang tak terhingga, dan terimalah kami semua dalam kediaman HatiMu yang maharahim dan jangan biarkan kami terlepas daripadanya, selama-lamanya. Kami memohon Engkau demi kasihMu yang mempersatukan Engkau dengan Bapa dan Roh Kudus.

Umat/sendiri:

Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata kerahiman segenap umat manusia, khususnya para pendosa malang yang telah tertampung dalam Hati Yesus yang penuh belas kasihan. Demi sengsaraNya yang pedih, tunjukkanlah kepada mereka kerahimanMu, supaya kami dapat memuji kemaha-kuasaan kerahimanMu, sepanjang masa. Amin.

- Lalu disambung dengan Doa Koronka seperti di bawah.

-------------------------------------------------------------------

Novena Hari 2
HARI KEDUA – SABTU SUCI

UNTUK PARA IMAM, BIARAWAN-BIARAWATI

Sabda Yesus kepada St. Faustina:
“Hari ini, bawalah kepadaKu jiwa-jiwa para imam dan para biarawan-biarawati, lalu benamkanlah mereka dalam kerahimanKu yang tak terselami dalamnya. Jiwa-jiwa itu telah menguatkan Aku untuk bertahan dalam sengsara yang pedih. Melalui jiwa-jiwa itu mengalirlah kerahiman-Ku atas segenap manusia.” (BCH, #1212)

DOA:

Pemimpin/Sendiri: Yesus yang maharahim, Engkau asal segala kebaikan. Pergandakanlah dalam diri kami rahmat, supaya kami melakukan perbuatan-perbuatan belas kasihan yang layak, supaya mereka yang melihat kami, memuji Bapa kerahiman yang di surga.

Umat/Sendiri: Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata kerahiman-Mu kelompok orang-orang pilihan dalam kebun anggur-Mu, jiwa-jiwa para imam dan para biarawan-biarawati. Karuniakanlah kepada mereka kekuatan berkat-Mu, dan demi perasaan-perasaan Hati Putra-Mu, tempat jiwa-jiwa itu tertampung, berilah mereka kekuatan dan terang-Mu, supaya mereka dapat menuntun orang-orang lain di jalan menuju keselamatan untuk bersama-sama memuliakan kerahiman-Mu yang tak terselami sepanjang masa. Amin.

- Lalu disambung dengan Doa Koronka seperti di bawah.

-------------------------------------------------------------------

Novena Hari 3
HARI KETIGA – HARI RAYA PASKAH KEBANGKITAN TUHAN

UNTUK ORANG-ORANG SALEH DAN SETIA

Sabda Yesus kepada St. Faustina:
“Hari ini, bawalah kepada-Ku semua jiwa orang saleh dan setia, lalu benamkanlah mereka dalam lautan kerahiman-Ku. Jiwa-jiwa itu telah menghibur Aku di Jalan Salib-Ku. Mereka menjadi setetes penghiburan-Ku di tengah-tengah lautan kepahitan.” (BCH, #1214)

DOA:

Pemimpin/sendiri:

Yesus yang maharahim, yang dari perbendaharaan kerahiman-Mu dengan berlimpah-limpah mengaruniakan rahmat-Mu kepada semua orang, terimalah kami dalam kediaman Hati-Mu yang penuh belas kasihan, dan jangan melepaskan kami sepanjang masa. Kami memohon ini demi kasih-Mu yang tak terpahami, yang menyala dalam Hati-Mu kepada Bapa surgawi.

Umat/sendiri:

Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata kerahiman semua jiwa yang setia sebagai warisan Putra-Mu. Demi sengsara-Nya yang pedih, berilah kepada mereka berkat-Mu supaya mereka tidak kehilangan kasih dan harta iman suci, tetapi bersama dengan semua malaikat dan para kudus memuliakan kerahiman-Mu yang tak terhingga sepanjang masa. Amin.

- Lalu disambung dengan Doa Koronka seperti di bawah.

-------------------------------------------------------------------

Novena Hari 4
HARI KEEMPAT – SENIN DALAM OKTAF PASKAH

DOA UNTUK ORANG-ORANG YANG BELUM PERCAYA KEPADA ALLAH
KHUSUSNYA MEREKA YANG BELUM MENGENAL KRISTUS

Sabda Yesus kepada St. Faustina:
“Hari ini, bawalah kepada-Ku orang-orang yang belum percaya kepada Allah, khususnya mereka yang belum mengenal Aku. Mereka pun telah Kupikirkan di saat-saat sengsara-Ku yang pedih, sedangkan semangat mereka di masa kemudian telah menghibur Hati-Ku. Benamkanlah mereka dalam lautan kerahiman-Ku.” (BCH, #1216)

DOA

Pemimpin/Sendiri:

Yesus yang maharahim, cahaya seluruh dunia, terimalah dalam kediaman Hati-Mu yang penuh belas kasihan, jiwa-jiwa semua orang yang tidak mengenal Allah dan yang belum mengenal Engkau. Semoga sinar rahmat-Mu menerangi mereka, supaya mereka pun, bersama kami, memuliakan kerahiman-Mu yang ajaib, dan jangan membiarkan mereka terlepas dari kediaman Hati-Mu yang penuh belas kasihan.

Umat/Sendiri:

Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata kerahiman-Mu jiwa-jiwa semua orang yang belum mengenal Engkau, tetapi yang sudah tertampung dalam Hati Yesus yang maharahim. Tariklah mereka kepada terang Injil. Mereka tidak tahu, betapa bahagianya mengasihi Engkau. Buatlah, supaya mereka pun memuliakan kelimpahan kerahiman-Mu untuk selama-lamanya. Amin.

- Lalu disambung dengan Doa Koronka seperti di bawah.

-------------------------------------------------------------------

Novena Hari 5
HARI KELIMA – SELASA DALAM OKTAF PASKAH

DOA UNTUK ORANG-ORANG YANG MEMISAHKAN DIRI DARI GEREJA

Sabda Yesus kepada St. Faustina:
“Hari ini, bawalah kepada-Ku jiwa-jiwa saudara-saudara yang terpisah, dan benamkanlah mereka dalam lautan kerahiman-Ku. Pada waktu sengsara yang pedih, mereka mengoyakkan tubuh dan Hati-Ku, yaitu Gereja-Ku. Bila mereka kembali dan bersatu dengan Gereja, luka-luka-Ku menjadi sembuh, sehingga sengsara-Ku menjadi lebih ringan.” (BCH, #1218)

DOA:

Pemimpin/Sendiri:

Yesus yang maharahim, Engkau kebaikan semata-mata. Engkau tidak menolak memberi terang kepada mereka yang memintanya daripada-Mu. Terimalah ke dalam kediaman Hati-Mu yang penuh belas kasihan, jiwa-jiwa saudara yang terpisah dengan kami, dan tariklah mereka dengan terang-Mu kepada persatuan dengan Gereja. Jangan melepaskan mereka dari kediaman hati-Mu yang maharahim dan buatlah agar mereka pun memuliakan kelimpahan kerahiman-Mu.

Umat/Sendiri:

Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata kerahiman-Mu jiwa semua saudara yang terpisah, terutama mereka yang memboroskan kebaikan-Mu dan menyia-nyiakan rahmat-Mu dengan tetap tinggal dalam kesesatan. Janganlah memandang kesalahan-kesalahan mereka, melainkan kasih Putra-Mu serta sengsara-Nya yang pahit, yang ditanggung-Nya bagi mereka, sebab mereka pun tertampung dalam Hati Yesus yang maharahim. Buatlah agar mereka pun memuliakan kerahiman-Mu untuk selama-lamanya. Amin. –

-------------------------------------------------------------------

Novena Hari 6
HARI KEENAM – RABU DALAM OKTAF PASKAH

DOA UNTUK ANAK-ANAK DAN ORANG-ORANG YANG LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI

Sabda Yesus kepada St. Faustina:
“Hari ini, bawalah kepada-Ku jiwa-jiwa orang yang lemah lembut dan rendah hati serta anak-anak kecil, dan benamkanlah mereka dalam kerahiman-Ku. Jiwa-jiwa itu paling serupa dengan Hati-Ku. Merekalah yang menguatkan Aku pada saat-saat pedih ajal-Ku. Aku melihat mereka sebagai malaikat-malaikat dunia yang akan berjaga-jaga sekitar altar-altar-Ku. Aku mencurahkan karunia-karunia-Ku atas mereka itu. Karunia-Ku hanya dapat diterima orang yang rendah hati. Orang yang rendah hatinya Kulimpahi kepercayaan-Ku.” (BCH, 1220)

DOA:

Pemimpin/Sendiri:
Yesus yang maharahim, Engkau sendiri telah berkata, Belajarlah pada-Ku karena Aku lemah lembut dan rendah hati. Terimalah dalam kediaman Hati-Mu yang penuh belas kasihan, jiwa-jiwa orang yang lemah lembut dan jiwa-jiwa anak kecil. Jiwa-jiwa itu memukau seluruh surga dan secara khusus diperkenan oleh Bapa surgawi; mereka itu karangan bunga yang harum di depan takhta Allah, wangi harum yang dinikmati Allah sendiri. Jiwa-jiwa itu berdiam tetap dalam Hati-Mu yang penuh belas kasihan, dan tanpa henti-hentinya mengidungkan madah kasih dan kerahiman selama-lamanya.

Umat/Sendiri:
Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata kerahiman, jiwa-jiwa yang lemah lembut, rendah hati serta anak-anak kecil yang tertampung dalam Hati Yesus yang maharahim. Jiwa-jiwa itu paling serupa dengan Putra-Mu; keharuman jiwa-jiwa itu naik dari bumi dan sampai ke tahta-Mu. Bapa kerahiman dan segala kebaikan, demi kasih dan perkenan-Mu kepada jiwa-jiwa itu, aku mohon dengan sangat: berkatilah seluruh dunia, agar semua jiwa bersama-sama memuliakan kerahiman-Mu selama-lamanya. Amin. –

Lalu disambung dengan Koronka seperti di atas

-------------------------------------------------------------------

Novena Hari 7
HARI KETUJUH – KAMIS DALAM OKTAF PASKAH

DOA UNTUK ORANG-ORANG YANG MENGHORMATI DAN MEMULIAKAN KERAHIMAN TUHAN

Sabda Yesus kepada St. Faustina:
“Hari ini, antarkanlah kepada-Ku jiwa-jiwa yang secara khusus menghormati dan memuliakan kerahiman-Ku, dan benamkanlah mereka dalam kerahiman-Ku. Jiwa-jiwa itu paling menderita karena sengsara-Ku dan menembus masuk secara paling dalam ke dalam roh-Ku. Dalam hidup yang akan datang, jiwa-jiwa itu akan bersinar memancarkan terang yang istimewa. Seorang pun dari mereka tidak akan mengalami api neraka. Masing-masing jiwa itu akan Kubela secara khusus pada saat kematiannya.” (BCH, #1224)

DOA:

Pemimpin/Sendiri:

Yesus yang maharahim, hati-Mu adalah kasih semata-mata. Terimalah ke dalam Hati-Mu yang penuh belas kasihan, jiwa-jiwa yang secara khusus menghormati dan memuliakan kebesaran kerahiman-Mu. Jiwa-jiwa itu tangguh karena berkekuatan Allah sendiri; dalam siksaan dan hambatan apapun mereka maju terus karena mengandalkan kerahiman-Mu. Jiwa-jiwa itu dipersatukan dengan Yesus serta memikul umat manusia atas bahu mereka. Jiwa-jiwa itu tidak akan diadili secara keras, tetapi kerahiman-Mu akan meliputi mereka pada saat ajal mereka.

Umat/Sendiri:

Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata kerahiman, jiwa-jiwa yang memuliakan dan menghormati sifat-Mu yang paling agung, yaitu kerahiman-Mu yang tak terselami, dan yang telah tertampung dalam Hati Yesus yang Maharahim. Jiwa-jiwa itu adalah Injil yang hidup, tangan mereka penuh dengan perbuatan-perbuatan belas kasihan, sedangkan hati mereka yang penuh sukacita mengidungkan lagu kerahiman bagi Yang Mahatinggi. Aku mohon kepada-Mu, ya Allah, tunjukkanlah kepada mereka kerahiman-Mu seturut kepercayaan dan pengharapan yang mereka tujukan kepada-Mu. Biarlah tergenapi pada mereka janji Yesus yang telah bersabda, bahwa jiwa-jiwa yang akan memuliakan kerahiman-Nya yang tak terselami, akan dibela oleh-Nya sendiri sebagai kemuliaan-Nya sendiri, dalam hidup ini, khususnya pada saat ajal mereka. Amin.

- Disambung dengan Koronka seperti di atas.

-------------------------------------------------------------------

Novena Hari 8
HARI KEDELAPAN – JUMAT DALAM OKTAF PASKAH

DOA UNTUK JIWA-JIWA DI API PENCUCIAN

Sabda Yesus kepada St. Faustina:
“Hari ini bawalah kepada-Ku jiwa-jiwa yang berada dalam kurungan api penyucian, dan benamkanlah mereka dalam samudera kerahiman-Ku. Biarlah aliran-aliran Darah-Ku menyejukkan mereka yang kepanasan. Semua jiwa itu sangat Kukasihi. Mereka sedang menebus keadilan-Ku. Engkau mampu memberi kelegaan kepada mereka. Ambillah dari perbendaharaan Gereja segala indulgensi dan persembahkanlah itu bagi mereka. Oh, seandainya engkau mengetahui sengsara mereka, tentu tanpa henti-hentinya, demi mereka itu, akan kau persembahkan amal rohani serta membayar lunas utang-utang mereka terhadap keadilan-Ku.” (BCH, #1226)

DOA:

Pemimpin/Sendiri:
Yesus yang meharahim, Engkau sendiri telah berkata bahwa kerahimanlah yang Kau kehendaki; maka aku mengantarkan ke dalam kediaman Hati-Mu yang maharahim jiwa-jiwa yang di api penyucian, yaitu jiwa-jiwa yang sangat Engkau kasihi, namun masih harus melunasi hutang terhadap keadilan-Mu. Semoga aliran-aliran Darah dan Air yang telah memancar dari Hati-Mu, memadamkan nyala-nyala api penyucian, supaya di situ pun kerahiman-Mu dipuji.

Umat/Sendiri:
Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata kerahiman jiwa-jiwa yang menderita dalam api penyucian, dan yanvg sudah tertampung dalam Hati Yesus yang maharahim. Demi sengsara pedih Yesus, Putra-Mu, dan demi kepahitan yang memenuhi Jiwa-Nya yang tersuci, aku mohon kepada-Mu: tunjukkanlah belas kasih-Mu kepada jiwa-jiwa yang sedang Engkau pandang dengan mata-Mu yang adil. Janganlah Engkau memandang mereka dengan cara lain, kecuali melalui luka-luka Yesus, Putra-Mu yang terkasih, sebab kami percaya bahwa kebaikan-Mu dan belas-kasih-Mu tidak terhingga. Amin.

- Doa Koronka

-------------------------------------------------------------------

Novena Hari 9
HARI KESEMBILAN – SABTU DALAM OKTAF PASKAH

DOA UNTUK JIWA-JIWA YANG ACUH TAK ACUH

Sabda Yesus kepada St. Faustina:
“Hari ini bawalah kepada-Ku jiwa-jiwa yang acuk tak acuh dan benamkanlah mereka dalam samudera kerahiman-Ku. Jiwa-jiwa itu melukai Hati-Ku secara paling mendalam. Di Taman Getsemani, dalam jiwa-Ku timbul rasa penolakan yang paling mendalam terhadap jiwa-jiwa yang acuh tak acuh. Merekalah yang menjadi penyebab Aku berkata “Bapa, jauhkanlah piala ini daripada-Ku, bila demikianlah kehendak-Mu.” Pertolongan terakhir bagi mereka ialah bernaung di bawah perlindungan kerahiman Ku.” (BCH, #1228)

DOA:

Pemimpin/Sendiri:
Yesus yang maharahim, Engkaulah belas kasih semata-mata. Aku mengantarkan ke dalam kediaman Hati-Mu yang penuh belas kasihan jiwa-jiwa yang acuh tak acuh. Biarlah dalam api kasih-Mu yang murni, jiwa-jiwa yang sudah membeku, yang mirip mayat dan yang telah menimbulkan rasa penolakan dalam diri-Mu itu, menjadi hangat kembali. Ya Yesus yang maharahim, manfaatkanlah kemahakuasaan kerahiman-Mu, dan tariklah mereka ke dalam kehangatan kasih-Mu serta anugerahkanlah kasih kepada mereka, sebab Engkau mampu melakukan segala-galanya.

Umat/Sendiri:
Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata kerahiman jiwa-jiwa yang acuh tak acuh, yang sudah tertampung dalam Hati Putra-Mu yang penuh belas kasihan. Ya Bapa yang maharahim, demi sengsara Putra-Mu yang pedih dan demi ajal-Nya di salib selama tiga jam, aku mohon dengan sangat kepada-Mu: izinkanlah agar mereka pun memuliakan samudera kerahiman-Mu. Amin.

- Doa Koronka
____________________________________________________________________

DOA KERAHIMAN ILLAHI
CHAPLET OF MERCY
(K O R O N K A)

Doa selengkapnya yang didaraskan dengan bantuan rosario biasa:

"Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus, Amin."

"Ya Yesus, Engkau telah wafat, namun sumber kehidupan telah memancar bagi jiwa-jiwa dan terbukalah lautan kerahiman bagi segenap dunia.
O sumber kehidupan, Kerahiman Illahi yg tak terselami, naungilah segenap dunia dan curahkanlah diri-Mu pada kami."

"O, darah dan air, yang telah memancar dari Hati Kudus Yesus, sebagai sumber kerahiman bagi kami; Yesus aku berharap pada-Mu." (3x)

"Bapa Kami yang ada di surga,
dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu
Jadilah kehendak-Mu, di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rejeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin."

"Salam Maria, penuh rahmat. Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, Bunda Allah.
Doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan pada waktu kami mati. Amin."

"Aku percaya akan Allah, Bapa yang Maha Kuasa,
Pencipta langit dan bumi,
dan akan Yesus Kristus Putera-Nya yang tunggal, Tuhan kita,
yang dikandung oleh Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria,
yang menderita sengsara, dalam pemerintahan Pontius Pilatus
disalibkan wafat dan dimakamkan,
yang turun ke tempat penantian,
pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati,
yang naik ke surga,
duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Maha Kuasa,
dari situ Ia akan datang mengadili orang yang hidup dan yang mati.
Aku percaya akan Roh Kudus,
Gereja Katolik yang Kudus,
persekutuan para kudus,
pengampunan dosa,
kebangkitan badan,
kehidupan kekal. Amin."

(Pada setiap manik Bapa Kami, diucapkan doa berikut:)
"Bapa Yang Kekal, kupersembahkan pada-Mu: Tubuh dan Darah, Jiwa dan ke-Allah-an Putera-Mu terkasih, Tuhan kami Yesus Kristus,
demi penebusan dosa-dosa kami dan dosa seluruh dunia."

(Pada setiap manik Salam Maria, diucapkan doa berikut:)
"Demi sengsara Yesus yang pedih, tunjukkanlah belas kasih-Mu kepada kami dan seluruh dunia."

(Setelah selesai 5 x 10, Koronka ditutup dengan doa :
"Allah Yang Kudus, Kudus & Maha Kuasa, Kudus & Kekal,
kasihanilah kami dan seluruh dunia." (3x)

"Bapa yang kekal,maha pengampun,dan sumber kasih sayang tak kenal lelah, kasihanilah kami.
Limpahkanlah rahmat-Mu,
sehingga kami takkan meninggalkan-Mu, di saat paling sulit sekalipun. Namun dgn ketabahan hati,
kami menyerahkan diri kepada kehendak-Mu yang kudus. Amin."

"Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus, Amin."
____________________________________________________________________

CATATAN : Lihat juga
1. "The Divine Mercy Message and Devotion" by Fr Seraphim Michalenko, MIC and Vinny Flynn; published by the Archdiocesan Divine Mercy Devotion, Singapore;
2. The Divine Mercy; www.thedivinemercy.org;
3. YESAYA: www.indocell.net/yesaya
4. http://kerahiman.blogspot.com
5.

Sunday, March 16, 2008

Novena Hari ke-1 sampai dgn Hari ke-9 + Curhat

Novena Kerahiman Illahi dimulai pada hari Jumat Agung (sudah dekat), dan berakhir pada Minggu pertama sesudah Minggu Paskah (yaitu = Pesta Kerahiman Illahi).

Untuk ujud-ujud doa Novena hari ke-1 sampai dengan hari ke-9, silahkan lihat di http://kerahiman.blogspot.com/

Catatan: Percaya atau nggak? Ada bbrp blog dgn nama Kerahiman Illahi, tapi kami tidak saling kenal, apalagi janjian !

Saya sendiri, sewaktu membuat blog ini, tidak sadar sama sekali (krn belum search / google atau apa), bhw ternyata sudah ada beberapa nama yg sama. Ini pasti Tangan Tuhan sendiri yg menggerakkan... :) Roh Kudus sendiri yg telah membisikkan...

Kami sekeluarga sudah kenal devosi ini sejak kira-kira 3-4 tahun yang lalu. (Musti berterima kasih nih... kpd orang yg telah berbaik hati, merogoh koceknya sendiri, untuk membuat brosur / buku, yang dibagikan secara gratis kpd umat di gereja kami pd waktu itu, may God bless them always).

Saya sudah lama ingin publish, menyebarluaskan, tapi baru kesampaian sekarang. Setiap hari kami usahakan pada sekitar jam 3 sore, kami berdoa bersama devosi Kerahiman Illahi ini, kita mohon belas kasihan Tuhan, kiranya Dia jangan memperhitungkan dosa kita...
Kalau tidak sempat jam 3, kami kerjakan sore / malamnya, atau bahkan saya kadang terbangun menjelang jam 3 pagi.

Hasilnya...rasanya lebih damai sejahtera, harmoni dlm rumah tangga (antara pasangan, antara anak & ortu), karena ada kepasrahan kpd Tuhan, pemilik kita semua.

Hanya Tuhan andalan kita. Celakalah orang yg mengandalkan kepandaiannya, kecerdasannya, logikanya, materi / kekayaannya, kecantikannya...

Hati-hati mata hati kita jangan tertutup ilah-ilah jaman ini (materi / konsumerisme, popularitas, prestasi, logika, ilmu pengetahuan, dll, kemajuan teknologi, termasuk tv, handphone, komputer, dll.) Artinya bukan itu tujuan hidup kita, jangan sampai utk mengejar itu semua kita melalaikan yang lain yang jauh lebih berharga (Tuhan, keluarga, kasih).

Salam,
Mama-nya Yohanes

Monday, February 18, 2008

Pada tanggal 17 August 2002, Sri Paus mempersembahkan seluruh dunia kepada Kerahiman Ilahi (saat beliau memberkati tempat ziarah internasional Kerahiman Ilahi di Lagiewniki, Polandia:

"Bapa yang kekal, kupersembahkan kepada-Mu Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ke-Allah-an PutraMu yang terkasih, Tuhan kami Yesus Kristus, sebagai pemulihan dosa-dosa kami dan dosa seluruh dunia; demi sengsara Yesus yang pedih, tunjukkanlah belas kasih-Mu kepada kami dan seluruh dunia."

-- Kepada kami dan seluruh dunia….
Betapa dunia sekarang ini membutuhkan Kerahiman Ilahi!
Di setiap benua, dari penderitaan manusia yang terdalam, terdengar seruan mohon belas kasih Allah. Di mana kebencian dan hasrat dendam berkuasa, di mana perang mengakibatkan sengsara dan kematian orang-orang tak berdosa, di sana rahmat belas kasih dibutuhkan demi menenangkan hati dan pikiran manusia serta mendatangkan damai. Di mana tidak ada lagi rasa hormat terhadap harkat dan martabat manusia, di sana cinta Allah yang berbelas kasih dibutuhkan; dalam terang-Nya kita melihat nilai tak terkatakan dari setiap pribadi manusia. Belas kasih dibutuhkan guna menjamin bahwa setiap ketidakadilan di dunia akan berakhir dalam terang kebenaran.

Api belas kasih ini perlu disampaikan ke seluruh dunia. Dalam belas kasih Allah dunia akan menemukan damai dan umat manusia akan menemukan kebahagiaan!

Sepanjang 26 tahun masa pontifikat beliau, tak kunjung henti Bapa Suci Yohanes Paulus II menerangkan Kerahiman Ilahi kepada umat beriman, pula menyerukan pentingnya serta mendesaknya pesan Kerahiman Ilahi bagi segenap umat manusia, sebab itulah ia kemudian dikenal sebagai "Paus Kerahiman".

"Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu…. Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada."(Yoh 20:21-23).

Sebelum menyampaikan kata-kata ini, Yesus memperlihatkan kedua tangan dan lambung-Nya. Ia menunjuk pada luka-luka Sengsara, teristimewa luka yang menembusi Hati-Nya, sumber darimana memancar aliran deras belas kasih yang dicurahkan atas umat manusia.

Dari Hati itu, Sr Faustina Kowalska, beata yang sejak saat ini akan kita sebut sebagai santa, melihat dua berkas sinar yang memancar dari Hati-Nya dan menyinari dunia: `Kedua sinar itu,' jelas Yesus Sendiri kepadanya suatu hari, `melambangkan darah dan air' (Buku Catatan Harian, Libreria Editrice Vaticana, h. 132).

-- Darah dan Air!
Pikiran kita segera melayang pada kesaksian yang diberikan Yohanes Pengarang Injil, yang, ketika seorang prajurit di Kalvari menikam lambung Kristus dengan tombak, melihat darah dan air memancar darinya (bdk 19:34).
Di samping itu, jika Darah mengingatkan kita akan Kurban Salib dan anugerah Ekaristi, maka Air, dalam simbolisme Yohanes, melambangkan bukan saja Pembaptisan, melainkan juga karunia Roh Kudus (bdk Yoh 3:5; 4:14; 7:37-39).

Kerahiman Ilahi tercurah atas umat manusia melalui hati Kristus yang tersalib: "Puteri-Ku, katakanlah bahwa Aku adalah inkarnasi cinta dan belas kasih," demikian pinta Yesus dalam penampakan kepada Sr Faustina (Buku Catatan Harian, h. 374). ~ Paus Yohanes Paulus II, 30 April 2000

"Tak ada yang lebih dibutuhkan manusia selain daripada Kerahiman Ilahi - cinta yang berlimpah belas kasih, yang penuh kasih sayang, yang mengangkat manusia di atas segala kelemahannya ke ketinggian yang tak terhingga dari kekudusan Allah." ~ Paus Yohanes Paulus II, 7 Juni 1997

"Di mana, jika tidak dalam Kerahiman Ilahi, dunia dapat menemukan tempat pengungsian dan terang pengharapan?
Umat beriman, pahamilah kata-kata itu dengan baik." ~ Paus Yohanes Paulus II, 21 April 1993

"Jadilah rasul-rasul Kerahiman Ilahi di bawah bimbingan keibuan penuh kasih sayang dari Santa Perawan Maria." ~ Paus Yohanes Paulus II, 22 Juni 1993

Sumber: 1. "The Divine Mercy Message and Devotion" by Fr Seraphim Michalenko, MIC and Vinny Flynn; published by the Archdiocesan Divine Mercy Devotion, Singapore;
2. The Divine Mercy; www.thedivinemercy.org;
3. tambahan dari berbagai sumber
4. disarikan dan diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya
-------------------------------

Jika ingin membaca lebih lanjut tentang
BUKU CATATAN HARIAN Sr. Maria Faustina Kowalska
"KERAHIMAN ILAHI DALAM JIWAKU"

("Divine Mercy In My Soul",
The Diary of the Servant of God, Sister M. Faustina Kowalska)

bisa mempelajarinya dari :
www.indocell.net/yesaya

Berisi : Riwayat singkat St Faustina Kowalska
Buku Catatan I
Buku Catatan II Buku Catatan III
Buku Catatan IV Buku Catatan V
Buku Catatan VI Buku Catatan VII

Friday, February 15, 2008

Doa Kerahiman Illahi / Chaplet of Mercy (KORONKA) dan Doa Harian Keluarga

Doa Kerahiman Illahi / Chaplet of Mercy
(KORONKA)

Pada tahun 1935, Tuhan Yesus mengajar St. Faustina suatu doa khusus memohon kerahiman Allah.

"Doronglah orang-orang agar mengucapkan doa ini .... barangsiapa yang mengucapkannya, akan menerima kerahiman yang besar .... Melalui doa ini, kamu akan mendapat segala hal, bilamana yang kau minta itu sesuai dengan kehendak-Ku."

Yesus juga mengajar St.Faustina, untuk mengucapkan doa kecil pada tiap jam 3 (sore), saat kematian-Nya:

---------------------------------------------------------------------
"O, Darah dan air, yang telah memancar dari Hati Kudus Yesus, sebagai sumber kerahiman bagi kami, Yesus aku berharap pada-Mu."
---------------------------------------------------------------------

Suster Faustina mengucapkannya tiap pagi dan seringkali mengulanginya sepanjang hari, untuk memperbaharui persembahan dirinya kepada Kerahiman Illahi.

Berikut doanya yang didaraskan dengan bantuan rosario biasa:

---------------------------------------------------
"Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus, Amin."

"Ya Yesus, Engkau telah wafat, namun sumber kehidupan telah memancar bagi jiwa-jiwa dan terbukalah lautan kerahiman bagi segenap dunia.
O sumber kehidupan, Kerahiman Illahi yg tak terselami, naungilah segenap dunia dan curahkanlah diri-Mu pada kami."

"O, darah dan air, yang telah memancar dari Hati Kudus Yesus, sebagai sumber kerahiman bagi kami; Yesus aku berharap pada-Mu." (3x)

"Bapa Kami yang ada di surga,
dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu
Jadilah kehendak-Mu, di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rejeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin."

"Salam Maria, penuh rahmat. Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, Bunda Allah.
Doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan pada waktu kami mati. Amin."

"Aku percaya akan Allah, Bapa yang Maha Kuasa,
Pencipta langit dan bumi,
dan akan Yesus Kristus Putera-Nya yang tunggal, Tuhan kita,
yang dikandung oleh Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria,
yang menderita sengsara, dalam pemerintahan Pontius Pilatus
disalibkan wafat dan dimakamkan,
yang turun ke tempat penantian,
pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati,
yang naik ke surga,
duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Maha Kuasa,
dari situ Ia akan datang mengadili orang yang hidup dan yang mati.
Aku percaya akan Roh Kudus,
Gereja Katolik yang Kudus,
persekutuan para kudus,
pengampunan dosa,
kebangkitan badan,
kehidupan kekal. Amin."

(Pada setiap manik Bapa Kami, diucapkan doa berikut:)
"Bapa Yang Kekal, kupersembahkan pada-Mu: Tubuh dan Darah, Jiwa dan ke-Allah-an Putera-Mu terkasih, Tuhan kami Yesus Kristus,
demi penebusan dosa-dosa kami dan dosa seluruh dunia."

(Pada setiap manik Salam Maria, diucapkan doa berikut:)
"Demi sengsara Yesus yang pedih, tunjukkanlah belas kasih-Mu kepada kami dan seluruh dunia."

(Setelah selesai 5 x 10, Koronka ditutup dengan doa :
"Allah Yang Kudus, Kudus & Maha Kuasa, Kudus & Kekal,
kasihanilah kami dan seluruh dunia." (3x)

"Bapa yang kekal,maha pengampun,dan sumber kasih sayang tak kenal lelah, kasihanilah kami.
Limpahkanlah rahmat-Mu,
sehingga kami takkan meninggalkan-Mu, di saat paling sulit sekalipun. Namun dgn ketabahan hati,
kami menyerahkan diri kepada kehendak-Mu yang kudus. Amin."

"Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus, Amin."

---------------------------------------------------
Catatan: 'Eternal Father, I offer You the Body and Blood, Soul and Divinity
of Your dearly beloved Son, Our Lord Jesus Christ, in atonement
for our sins and those of the whole world.'

Atonement menurut thesaurus berarti: compensation. alias pembayaran, pelunasan, penebusan.

Kata lain yg berpadanan (synonyms) : amends, expiation, indemnification, payment, penance, propitiation, recompense, redemption, redress, reparation, restitution, satisfaction. Tapi yg paling dekat artinya payment.

Jadi kurang tepat rasanya kalau diterjemahkan sebagai pemulihan dosa.
Yg lebih tepat mungkin: penebusan dosa atau pembayaran dosa.


---------------------------------------------------


DOA RUTIN HARIAN KELUARGA KAMI :

1. DOA PAGI

Allah dan Bapa, kami berterimakasih kpdMU atas hari baru ini.
Berilah kami IMAN yang hidup,HARAPAN yang kuat,CINTA yang ikhlas.
Kiranya segala pikiran, perkataan, perbuatan kami pada hari ini, menyenangkan hatiMU.
Bimbing kami dgn RohKudusMU,
supaya segala tingkah laku kami,
semakin serupa dengan Yesus Kristus, PutraMU.
Berkati keluarga kami dan semua orang yang kami jumpai hari ini.
Semoga dlm pergaulan, kami menunjukkan kebaikan, seperti Engkau
baik hati bagi semua orang.
Kami akan berusaha menerima suka dan duka dengan hati yang tabah.
Santa Maria, Bunda Yesus, jagailah kami anak-anakMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. AMIN.

2. MOHON BERKAT ATAS PEKERJAAN

Allah yang Maha Kuasa,
sebelum menghadapi pekerjaan kami,
kami mohon BerkatMU.
Pimpinlah hati dan raga kami,
agar dalam Dikau kami memulai dan menyelesaikannya.
Kiranya segala usaha kami menambah KemuliaanMU,
dan berguna bagi sesama kami.
Semua jerih payah yang akan kami jumpai,
kami persatukan dengan pengurbanan Yesus Kristus,
yg hidup bersama Engkau, kini dan sepanjang masa. AMIN.

3. PENYERAHAN KELUARGA KEPADA TUHAN YESUS

Tuhan Yesus,
Engkau menguduskan hidup keluarga
dgn hidup sendiri dalam keluarga St.Yusuf-Maria di Nazaret.

Kami sekeluarga ber-kumpul di hadapanMU
untuk membaharui penyerahan seluruh keluarga kami kepadaMu,
Raja & Pusat segala hati,
Tuhan & Juru Selamat kami.

Kami mohon,
tinggallah dalam rumah kami,
kuasailah kami.

Supaya rumah kami jadi pusat kehidupan kristiani,
di mana kami mengasihi Allah Bapa,
dengan segenap hati, segenap jiwa, akal budi & kekuatan kami,
dalam persatuan dgn Dikau, Putra Allah dan gembala hati kami.

Yesus, kami ingin hidup seturut pedoman InjilMU,
rukun, bijaksana, sederhana, saling menyayangi, saling menghormati, saling menolong dgn suka hati.
Berilah supaya
keramahan, cinta kasih, semangat pengorbanan,
kerajinan, kesehatan, penghasilan yg cukup,
selalu berada dalam keluarga kami.

Semoga keluarga kami pegang peranan terhormat dalam masyarakat,
jadi garam & terang utk keluarga2 di sekitar kami.
Berkati kami agar kami (semua) selalu dekat padaMU,
satu-satunya sumber kebahagiaan kami.

Engkau kami puji bersama Bapa dan Roh Kudus,
sekarang dan selama-lamanya. AMIN.

4. MENDOAKAN ANAK

Ya Allah, Bapa setiap insan,
kami menyayangi anak-anak kami,
berusaha sungguh2 membahagiakan mrk,
sebab itulah tanggung jawab kami.

Kami mohon ya Bapa,
kiranya anak2 tumbuh sehat, kuat, cerdas, pintar,
dan hidup memuliakan Nama MU.

Jagalah kesehatan mrk,
(sembuhkan dari segala macam sakit & kekurangan mrk),
dan lindungilah trhdp segala gangguan & mara bahaya.

Bimbinglah dgn Roh KudusMu,
teguhkan hati mereka,
supaya selalu hidup baik, berbuat baik,
menjaga kekudusan sesuai PerintahMU.

Semoga mereka selalu setia padaMU,
sehingga kelak Kau perkenankan berbahagia di Surga selamanya.
Dan akhirnya, jiwa-raga & roh mereka, kami percayakan kpdMU,
Allah yg Maha Bijaksana dan Maha Pengasih. AMIN.

5. DOA SUAMI ISTRI

Allah yg Maha Pengasih,

Syukur bahwa Kau pertemukan kami ... dan ... sebagai suami istri,
supaya sehati sejiwa menghayati hidup,
menjalani tugas-tugas di dunia ini.

Syukur kpdMu atas semua kebahagiaan, atas buah2 cinta.
Syukur krn pengharapan yg membesarkan hati kami dlm menghadapi masa depan.

Kami mohon, dampingi kami terus,
supaya sanggup melaksanakan tugas perkawinan menurut KehendakMu.

Semoga kami setia padaMu dalam untung dan malang,
seperti Yesus tetap setia,
tatkala menderita di Taman Zaitun
sampai wafatNya di salib.

Semoga kamipun setia satu sama lain,
tidak jemu2 meng-usahakan kebahagiaan satu sama lain.

Kiranya dari hari ke hari
perpaduan hati kami semakin kuat,
dan setelah selesai tugas di dunia ini,
kami berdua Kau perkenankan berbahagia sertaMU. AMIN.

------------------------------------------------------------------
6. Doa lainnya:
Doa Mujizat yang berupa Penyerahan Diri kepada Tuhan Yesus Kristus

Tuhan Yesus,
Aku datang menghadap Engkau, dalam keadaanku seperti ini.
Mohon ampun atas segala dosaku.
Aku menyesal atas segala dosa-dosaku, mohon aku diampuni.

Di dalam nama MU,
aku mau maafkan semua orang yang membenciku, termasuk semua perbuatannya.
Aku menyangkal setan, roh jahat dan semua perbuatannya.

Tuhan Yesus,
aku serahkan seluruh hidupku pada Mu, sekarang dan selamanya.
Aku mengundang Engkau masuk ke dalam hidupku, Yesus.
Aku terima Engkau sebagai Tuhanku, Allahku, Penyelamatku.
Sembuhkan aku, rubahlah diriku,
kuatkan tubuh, jiwa dan rohku.

Datanglah kepadaku, Tuhan Yesus,
bungkuslah aku dengan darah Suci Mu.
Penuhi aku dengan Roh Kudus Mu.
Aku cinta pada Mu, Tuhan Yesus.
Aku bersyukur kepada Mu, Yesus.
Aku mau mengikuti Engkau setiap hari dan selamanya.

Maria Ibuku - Ratu Damai,
para Malaikat kudus, semua orang Kudus, para martir nan jaya,
doakanlah aku. Amin.

PS : "aku" boleh diganti "kami"
-----------------------------------------------------------------
7. Doa Malam, yang intinya berterima kasih kpd Bapa atas hidup & penyelenggaraan hari itu.