Showing posts with label hikmat. Show all posts
Showing posts with label hikmat. Show all posts

Monday, March 10, 2008

Selamat datang, kritik

"ORANG BODOH MENOLAK DIDIKAN AYAHNYA, TETAPI SIAPA MENGINDAHKAN TEGURAN ADALAH BIJAK" (AMSAL 15:5)
==============================================================================

Dr. Robert Good, seorang peneliti kanker, pekerja keras, cerdas menerbitkan ide2 baru. Ia punya kemampuan menggunakan semua informasi yg pernah diperoleh.
Tapi, Dr. ini bersedia mengakui jika terjadi kesalahan dalam teorinya. Dan meninggalkan teori itu lebih cepat dari orang lain dlm penelitian medis.

Salah seorang rekannya berkata, "Dr. Good tidak pernah 'MENIKAHI' hipotesa2nya, jadi ia juga tidak merasakan sakitnya 'PERCERAIAN' apabila hipotesanya terbukti salah." :D

Amsal 9 sangat menghargai kesediaan utk menghadapi kesalahan & mengakuinya.

Orang BIJAK sbg orang yg mau belajar dari kesalahannya. Jika ia ditantang, ia menahan diri utk tidak meninggikan punggungnya spt kucing jantan yg terancam. Sebaliknya ia menerima setiap nasehat dgn baik. Dan bahkan nasehat itu penting baginya utk menambah pengetahuan.

Di pihak lain, seorang "pencemooh" jika dikecam, akan menanggapi dgn kemarahan & kebencian. Karena rasa ego yg terlalu besar, ia tidak mau mendengarkan bila kesalahannya dikemukakan.

ORANG YG TIDAK MAU MENDENGARKAN KRITIK TIDAK AKAN PERNAH BELAJAR DARINYA.

Diambil dari buku “Renungan Harian”, Yayasan Gloria, Yogyakarta.
Original : “Our Daily Bread” oleh Martin R. DeHaan II.

Sunday, March 9, 2008

Kekuatan Seorang Ibu

"Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran yang lemah lembut ada di lidahnya." (Amsal 31:26)

"Ia mengawasi segala perbuatan rumah tangganya, makanan kemalasan tidak dimakannya." (Amsal 31:27)

"Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji." (Amsal 31:30)
=========================================================================

Seekor induk tupai berlari cepat melalui kawat listrik sambil membawa bayi di mulutnya. Ia membawa bayinya ke sarang baru yg telah dibuatnya di sebuah pohon. Ia berlari kembali melalui kawat itu, mengambil lagi seekor bayi tupai yg lain, dari sarang lama ke sarang baru.

Terus... ia berlari pulang-pergi sampai 6 bayinya pindah...

Wah, menjadi ibu memang berat.
Benar, kesakitan waktu melahirkan baru merupakan awal.
Betapa pentingnya seorang ibu (manusia) memperhatikan hidup rohaninya sendiri (tidak stress, tetap kuat), supaya dapat mengasuh anak-anaknya. Ya, seorang ibu harus memelihara jiwanya - utk tumbuh dalam hikmat & pengetahuan tentang Allah.

Susanna Wesley adalah seorg ibu yg sibuk dgn 19 anak. Namun ia selalu menyisihkan waktu setiap hari utk bersekutu dgn Allah. Bahkan, kadang2 masih dengan celemek di pinggang, dia menyempatkan berdoa. Pada saat spt itu tidak seorang pun anaknya berani mengganggu.

Wanita yg digambarkan dalam Amsal 31:26-31 (=Puji-pujian untuk istri yang cakap) sangat menjunjung tinggi hikmat, kebaikan, dan hormat kpd Tuhan. Pd hari ini marilah kita menghargai para wanita dalam hidup kita yg membagikan hikmat mereka, menunjukkan kasih kpd kita, dan yg di atas semuanya berusaha utk memuliakan Tuhan.

----- YA ALLAH, BERKATILAH IBU ... SEMUA KEBERADAAN SAYA INI ADALAH BERKAT JASANYA (Abraham Lincoln) -----

Diambil dari buku "Renungan Harian", Yayasan Gloria, Yogyakarta.
Original : "Our Daily Bread" oleh David H. Roper.